Ragam Istilah yang Harus Dipahami Sebelum Meminjam Dana Cepat

Bisnis

KTA atau Kredit Tanpa Agunan sekarang begitu digandrungi, karena kemudahan yang diberikannya dalam hal peminjaman uang. Penikmat layanan ini bisa mendapatkan dana cepat, tanpa harus menjadikan aset sebagai jaminan dari kredit yang diambil.

Banyak persiapan yang sebaiknya Anda lakukan sebelum memilih pinjaman dana cepat seperti tenor, di mana tempat pinjaman yang tepat sampai hal-hal teknis lainnya seputar pinjaman cepat. Agar nantinya tak merasa dirugikan, sebaiknya Anda pahami dulu istilah terkait proses kredit tanpa agunan ini.

  1. KTA atau Kredit Tanpa Agunan

Sungguh menggelikan jika Anda ingin mengajukan KTA, namun Anda sendiri belum mengetahui apa itu KTA. KTA merupakan salah satu jenis kredit yang ditawarkan oleh pihak bank. Istimewanya KTA ini, Anda tak perlu memberikan jaminan atau agunan untuk bisa mendapatkan pinjaman dari bank. Tanpa aset, Anda tetap bisa kok meminjam duit di bank.

Walau begitu, Anda harus paham bahwa terdapat beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi jika ingin mendapatkan KTA. Adanya penghasilan bulanan yang tetap dan mencukupi batas minimal penghasilan untuk memperoleh KTA, merupakan syarat penting yang harus Anda penuhi. Jika Anda menganggur, maka dipastikan pinjaman KTA tak akan Anda dapatkan.

  1. Limit Kredit

Limit kredit merupakan istilah yang mengacu pada batasan jumlah uang yang bisa Anda pinjam jika memilih KTA. Untuk pinjaman KTA sendiri, dana yang mungkin Anda pinjam mulai dari Rp5.000.000 hingga Rp300.000.000. Masing-masing bank memiliki kebijakan tersendiri terkait dana yang dipinjamkan. Jadi tak menutup kemungkinan ada perbedaan jumlah limit.

Setelah mendapatkan dana pinjaman ini, Anda memiliki hak sepenuhnya untuk menggunakannya sesuai dengan keperluan Anda. Anda bisa menggunakannya untuk merenovasi rumah, membeli mobil, mencukupi biaya pendidikan, atau pengobatan. Anda juga sangat disarankan untuk menggunakannya sebagai modal usaha yang akan dikembangkan.

  1. Suku Bunga

Sebelum meminjam, sebaiknya Anda pahami dulu nilai suku bunga yang nantinya akan turut Anda bayar di setiap pengangsuran peminjaman. Suku bunga merupakan biaya persenan dari pinjaman pokok yang Anda ambil. Untuk pinjaman KTA, terdapat dua jenis suku bunga yang dipakai yaitu suku bunga tetap dan mengambang. Besarannya mulai dari 10% hingga 23%.

Pertama, ada suku bunga flat atau fixed rate. Besaran bunga pinjaman berdasarkan suku bunga ini akan sama setiap bulannya dan itu akan berlaku selama jangka waktu kredit. Banyaknya bunga yang dibayarkan ini disesuaikan dengan persentase bunga dikalikan jumlah pinjaman awal. Jadi, pada setiap angsuran bulanan, Anda akan mengeluarkan biaya yang sama besarnya.

Kedua, ada suku bunga mengambang atau floating rate. Berbeda dengan suku bunga tetap yang besarannya akan sama di setiap bulannya, suku bunga mengambang akan disesuaikan dengan suku bunga acuan. Salah satu suku bunga acuan misalnya suku bunga BI. Jika suku bunga BI naik, maka besaran bunga yang dibayar akan besar, begitu pun jika suku bunganya turun.

Kesimpulannya, jika Anda ingin mendapatkan dana cepat lewat pinjaman KTA, jelilah dalam memilih suku bunganya. Jika Anda ingin kejelasan besaran angsuran hingga akhir kredit, pilihlah suku bunga tetap. Namun, jika Anda ingin mengambil risiko dan berharap suku bunga bisa mengalami penurunan saat pembayaran angsuran, pilihkan suku bunga mengambang.

  1. Biaya Denda Keterlambatan Pembayaran Angsuran

Saat mengajukan permohonan pinjaman KTA, Anda harus sadar dengan konsekuensi yang Anda tanggung, salah satunya adanya denda jika Anda terlambat membayar. Biaya denda keterlambatan merupakan biaya yang dikenakan oleh bank, jika Anda terlambat membayar angsuran. Jadi, uang yang Anda setor akan lebih banyak dibandingkan angsuran sebelumnya.

Umumnya, besaran denda yang harus dibayar adalah sebanyak 5% dari angsuran bulanan ditambah Rp100.000. Jika angsuran Anda per bulan adalah Rp1.000.000, maka denda yang harus Anda bayar adalah Rp150.000. Totalnya, Anda harus membayar Rp1.150.000 pada pihak bank. Jika tak ingin membayar lebih seperti ini, sebaiknya Anda buat pengingat setiap bulannya.

  1. Biaya Pembayaran di Depan atau Biaya Percepatan Pelunasan

Biaya pembayaran atau pelunasan di depan merupakan biaya yang dikenakan pada Anda, jika Anda ingin melunasi pinjaman sebelum waktunya berakhir. Besaran denda yang dikenakan untuk percepatan pelunasan umumnya adalah 5% dari total kredit terakhir. Jadi, jika hutang Anda sisa Rp2.000.000, maka keseluruhan biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp2.100.000.

  1. Biaya Provisi

Dalam KTA, terdapat istilah biaya provisi (ingat, provisi ya, bukan provinsi) yang merujuk pada biaya yang ditanggung oleh peminjam saat pinjaman KTA-nya disetujui. Biaya provisi yang dikenakan akan berbeda, tergantung pada pihak bank penyedia KTA. Biaya provisi minimum adalah Rp250.000, maka jika Anda meminjam Rp5.000.000, Anda hanya akan menerima Rp4.750.000 saja.

Jika Anda masih ingin mengetahui lebih banyak lagi informasi terkait pinjaman KTA, langsung saja kunjungi https://www.cekaja.com/kredit. Lewat Cekaja.com, Anda tak hanya bisa memperkaya informasi terkait KTA, namun Anda juga bisa mengajukan pinjaman KTA Anda secara online. Cekaja.com akan memandu Anda dalam mengajukan pinjaman KTA Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *