Sebelum Ditangkap di Buleleng,Jejak Buronan Mabes Polri Michael Tirta Terdeteksi di Denpasar

Sebelum Ditangkap di Buleleng,Jejak Buronan Mabes Polri Michael Tirta Terdeteksi di Denpasar

BuronanMabesPolri, Ignatus Michael aliasMichael Tirtadiamankan Tim Resmob DitreskrimumPoldaBalibersama Satresmob Bareskrim Polri. Michael Tirta masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) lantaran diduga kuat terlibat kasus pajak yang merugikan negara sebesar Rp 14 miliar sejak 2009 silam. "Dari hasil pengumpulan baket dan profiling target DPO, kami dapatkan informasi bahwa yang bersangkutan ada di Gerokgak Buleleng. Tim kemudian menjemputnya," kata Direktur ReskrimumPoldaBali, Kombes Pol Dodi Rahmawan, Sabtu (5/9/2020).

Michael Tirta ditangkap Jumat (4/9/2020) di perusahaannya yakni PT Trimitra Anugrah Segara yang beralamat di Gerokgak Buleleng. Sehari sebelum pergi ke Gerokgak Buleleng, Tim Resmob sempat melacak keberadaan Michael di perumahan di kawasan Gatsu, Denpasar. "Kamis pukul 16.43 Wita target bergeser ke arah Grokgak Buleleng sehingga tim mengikuti pergeseran target," kata Kombes Dodi.

Tim kemudian membawa Michael ke kantor KanwilPajakDenpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dodi menjelaskan,MichaelTirtamenjadi DPO Bareskrim Polri sejak 14 Agustus 2020. Dalam kasus ini, Bareskrim Polri telah menetapkan seorang tersangka yakni Ricky Dwicahyono.

Ia dihubungi karyawan PT Mangga Dua untuk dapat membantu menyediakan faktur pajak untuk PT Mangga Dua. "Michael Tirta ini menyatakan sanggup menyediakan faktur pajak dengan tarif sekitar 23 sampai 25 persen dari jumlah PPN yang tercantum dalam masing masing faktur pajak," kata Dodi. Dalam transaksi pembelian minyak kelapa dari Eng Ho tidak disertai faktur pajak SPT masa PPN tahun 2009, 2010 dan 2011.

Namun faktur pajak itu dibuat oleh DPOMichael Tirta. Dari perbuatannya itulah, ditaksir nilai kerugian negara mencapai Rp 14 miliar.(win)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *