Tambahan Kasus Harian Melonjak, DPRD DKI: Pemprov Nggak Boleh Anggap Enteng

Tambahan Kasus Harian Melonjak, DPRD DKI: Pemprov Nggak Boleh Anggap Enteng

Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD DKI Jakarta Basri Baco mengatakan Dinas Kesehatan boleh beralasan apapun atas tambahan kasus harian yang meroket. Tapi, penambahan kasus positif di Jakarta sudah semestinya diwaspadai dan tidak boleh dianggap enteng. "Apapun alasannya yang dari Dinas Kesehatan tersebut, ini harus diwaspadai, nggak bisa dianggap enteng," kata Baco kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).

Diketahui pada Rabu (8/7) kemarin Jakarta dapat tambahan kasus positif baru sebesar 344 kasus. Kepala Dinas Kesehatan DKI menjelaskan bahwa penambahan kasus itu merupakan akumulasi dari tiga sumber berbeda. Sebanyak 51 orang WNI yang baru pulang ke Indonesia dan punya alamat di berbagai provinsi, harus transit untuk menjalani isolasi mandiri. Selanjutnya ada laboratorium RS yang baru laporkan akumulasi kasusnya dalam satu bulan terakhir sebanyak 36 orang.

Sumber ketiga yakni temuan kasus baru dari rumah sakit dan puskesmas, baik dari pasien hasil contact tracing maupun active case finding sebanyak 257 orang. Menurut anggota Komisi E ini, Pemprov DKI harus mengulang kajian soal kebijakan pembukaan selama masa transisi. Mengingat beberapa hari belakangan, penambahan harian kasus positif meningkat cukup tinggi. "Jadi di transisi ini sepertinya harus di kaji ulang kalau mau dibuka full," jelas Baco.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *